Kamis, 26 Maret 2009

March 23rd, 2009 "Masak-masak AToMA"

Tertanda tanggal 23 Maret 2009 pukul 2 sore, diadakan Intern Training AToMA kedua 2009/2010.
Pada intern training ini masing-masing peserta diwajibkan untuk membawa satu jenis bahan makanan mentah yang paling disukainya, namun tidak boleh berupa makanan instan..
Intern training ini di pimpin oleh Advisory Committee AToMA, yaitu Pramanta dan Yohanie.

Jadilah aku salah satu dari peserta intern training tersebut...

Jarkom sudah disebarkan sejak hari Jumat, untuk membawa bahan mentah.. tapi ternyata pagi itu, sesampai di kampus, aku baru menyadari bahwa aku tidak membawa apapun, padahal kemarin aku sudah memikirkan akan membawa tomat..
Maka siang itu, sepulang kuliah, aku mampir ke carefour terdekat untuk melihat apa yang bisa aku beli.

Tomat? Apel? jamur??
Akhirnya aku membeli jamur kuping...

kemudian dimulailah intern training tersebut..
Ketika semua peserta sudah berkumpul di basecamp, Pram dan cici Yoyo membagi kami menjadi dua kelompok, dan kebetulan aku mendapatkan kelompok yang kedua..
anggota kami adalah Yen, Epe, Friska, Aku, Jenylia, Krisma, Desyi, Cindy.
Kami dibagi tugas, masing-masing jabatan punya tugas sendiri dan ada larangan2 yang harus dipatuhi..

Kami disuruh memasak satu menu makanan dari semua bahan yang telah kami bawa.. HANYA SATU MENU!!!!!
kami semua mulai mengumpulkan bahan-bahan yang kami bawa.. ada telor, kangkung, jamur, bawang bombay, daging ayam,,,, sampai buah pir..*astaga^^

sangking banyaknya bahan makanan tersebut, mati-matian deh kami menguras otak kami, memikirkan menu apa jadinya ini nanti..

Aku tengok ke kelompok sebelah, dan melihat apa yang mereka bawa.. KORNET?? huh?? instan??

tapi ternyata pram dan cici yoyo tidak mempermasalahkannya.. walaupun begitu aku merasa ada yang lucu...
mereka membawa satu cup mentega... dan akhirnya, mereka harus memakaii semua mentega itu tanpa sisa.. well,, itu peraturannya..

Oke, dan akhirnya kami pun membagi tugas..
Yen sebagai ketua, alias tukang merintah2
Epe sebagai picker, alias tukang bolak balik
friska sebagai cooker,, tukang masak *kayaknya ini yang paling bagus... tapi gak banyak yang kompeten dalam hal ini
Desyi sebagai washer,, tukang cuci..^^
Krisma dan Jeny seeker,, tugasnya mencari bola snitch.. *oops, alias bumbu2 dapur..
terus aku jadi apa??

Aku jadi cutter.. HAAA?? tukang potong... hohohoho seramnyaa

Kami diberi waktu selama 30 menit, kata pram, kalo nantinya gak cukup boleh ditambahin 10 menit.

Kemudian, bersiaplah kami ke tempat yang sudah ditentukan, yaituu... Lapangan gedung Lukas Lantai 9.. Buset dah,,, bisa2 bukan cuma sayur nya yang mateng.. orangnya pun ikutan mateng..^^hoho
Tapi ternyata takdir tidak stuju kalo saya jadi item... Kenapa?

Sesampainya kami di lapangan lantai 9 Lukas,, tiba2..... hujan pun turunlah.. ^^v

Alhasil, gak jadilah kita masak2 disitu.. hehe.. Kita dipindah ke gedung klara lantai 4,, di terasnya.. oKeh.. jadi, setelah cape2 naik ke lantai 9,, turun lagi, pindah gedung, naik lagi ke lantai 4.. begitu sampai...
di teras....
Hujannya ganas sekali,, di teras aja bisa basahhh...
Akhirnya pindah ke dalam deh,, di depan audit..
Okeh,, be still my soul,, aku harus siap di posisi cutter, untuk potong-potong, dan yang terpenting.. NGGAK BOLEH NGOMONG...ssstttt

Ya,, semua siap di posisi masing2,,,,,, mulai! kata pram..

Yen langsung suruh desyi "cuci kentang!" karena itu yang paling kotor..
sementara aku mencari-cari apa yang bisa kupotong tanpa harus dicuci..
akhirnya potong ayam dulu..
Tapi kata yen,, potong bawang bombay dulu.. baiklah,,, ganti ngiris bombay, sampe nangis bombay..
Bombay selesai... lanjut kangkung,,, ayam, jamur, kentang.. dan yang terakhir...
guess what?
2 buah pir... GEDE2...

baru deh selesai tugasku..
yang aku mo bilang, karna di audit kebetulang lagi ada rapat jungle juga,, jadinya yang pada mo masuk audit liatin tontonan gratis dulu.. asik kan??
Yah, kayak nontonin demo masak gitu... udah dehh,,, tebel2in muka ajahh^^

setelah semua selesai, kita harus makan masakan kita itu...
enak sihh.. *punya kelompok sebelah asin.. at least, ours is better lah..

maaf yah, temen2,, tapi kemaren aku gak bilang2 karna gak berani bilang,, ato waktunya kurang tepat ajah... hehe,, jangan jadi pada jijik yahhh...

kemaren ituu...
buah pirnya,,,,
kan kita makan gitu ajah...
gak dimasak kan??
itu saya motongnyaa...
pake pisoo bekas motong ayam mentah... wakakakkakakakakk^^
maaf yah,,, soalnya kalo pas kemaren aku bilang di tempat,, gak akan ada yang mo ngabisin pir..
*aku sendiri juga makan kok.. tenang^^


Intinya, pas selesai acara, pram dan ci yo2 menjelaskan pada kami semua apa maksudnya diadakan masak2 ini...

Yah mirip2 bikin acara external lahh... ada ketuanya,, ada sie ini, sie itu.. tapi semua nya harus bisa megang bagiannya masing2, jobdeskknya jelas, jadi gak ngambil kerjaan orang lain,, dan yang terpenting,,,,,

KERJASAMA!!^^

SEMANGAT TEMAN2 AToMA^^

Selasa, 24 Maret 2009

queries from a friend..

Siang tadi seorang teman lama mengirimkan pesan pendek ke telepon genggamku, katanya, "bolehkah saya mengajukan beberapa pertanyaan?"
Jadi aku menjawabnya, "tergantung apa yang kau tanyakan."

Ia memberikan empat pertanyaan kepadaku. dua pertanyaan pertama bersifat pribadi, tetapi dua pertanyaan berikutnya agak membuatku bertanya-tanya, ada apa gerangan ia menanyakan hal seperti itu. Namun aku menjawabnya juga.

Pertanyaannya sebagai berikut:

1. Apakah kamu merasa imanmu sudah kuat? Bagaimana jika, saat kamu merasa imanmu kuat, dan engkau setia kepada Tuhan, tiba-tiba engkau mendapat bencana dan cacat? Saat engkau cacat, apakah engkau akan tetap percaya kepada Tuhan?

2. Menurutmum adakah doa yang tidak dijawab? Bagaimana caramu menanggapinya jika seolah-olah Tuhan tidak mendengar doamu?


Pertanyaan yang sangat menarik bukan? Semenjak aku lepas diri dari sekolah Advent, belum ada lagi yang melontarkan pertanyaan seperti itu padaku.

Jawabnya adalah

1. aku tidak merasa imanku sudah kuat.. merasa dekat dengan Tuhan memang adalah suatu kebahagiaan dimana kita mendapatkan kedamaian, tetapi saat aku merasa imanku sudah kuat, justru disitulah saat dimana aku paling mudah jatuh.
Aku katakan padanya bahwa pertanyaan seperti ini tidak dapat dijawab begitu saja, namun, bila kamu tetap memaksa meminta jawabanku, aku akan menjawab. Aku juga punya cacat. Walaupun ini cacat yang kecil dan tak kelihatan, ini bukan cacat yang sepele, yang memang orang lain tidak tahu. Tetapi nyatanya sampai sekarang aku masih memuji Tuhan, masih berusaha melayani Tuhan melalui perbuatanku.
Aku sungguh tidak tahu bagaimana bila aku punya cacat yang besar, yang dilihat orang. Namun aku berpikir, bagaimana nantinya tergantung dengan siapa kamu menghadapinya. Bukankah lebih indah menghadapi masalah dengan orang yang menguatkanmu?


2. Untuk jawaban yang kedua, tentu saja, sesuai dengan apa yang aku yakini, tidak ada doa yang tidak dijawab. Tuhan bisa saja mengatakan 'ya', 'tunggu', ataupun 'tidak', tetapi tidak ada doa yang tidak dijawabnya. Tuhan tidak mungkin tidak mendengar apa yang kita katakan kepadaNya. Sebab seperti yang dikatakan dalam Yesaya 59 : 1, “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;" merupakan suatu hal yang tidak mungkin Ia tidak mendengar. Bahkan isi hatiku saja Ia mengetahuinya.
Tetapi apabila kita merasa seolah-olah Tuhan tidak mendengar, coba tanyakan dirimu, "apakah kita juga sudah mendengarkan suara Tuhan?".. jangan hanya meminta, meminta, merengek, tetapi tidak mau mendengar apa yang Tuhan katakan kepada kita. Bayangkan apabila aku berbicara denganmu, tetapi tak pernah memberikan kesempatan bagimu untuk menyatakan pendapatmu, apa yang akan kamu rasakan? Engkau akan pergi dan tidak mau berbicara denganku lagi bukan?
"Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yesaya 59:2)
Lihat dan sadari dulu, betapa egoisnya hati kita terhadap Tuhan, hanya meminta tetapi tidak pernah mendengarkan apa yang Ia katakan. padahal petunjuk nya adalah jalan terbaik bagi kita.

Secara tidak langsung pertanyaan ini mengingatkan saya kembali, untuk lebih mendengarkan suara Tuhan, ketimbang meminta terus-menerus.

May GOD bless us^^

Kamis, 12 Maret 2009

New life, new experience in AToMA

beberapa waktu yang lalu terpilih jadi bph alias Badan Pengurus Harian AToMA (Advance Technology of Medical Atma Jaya)

atoma med

Cieee.. semangat2 nih ceritanya... akhirnya diberi tugas sebagai sekre.. (sebenernya milih sih..)

Setelah beberapa waktu di AToMA,, ada fakta2 tertentu yang gak bisa dijelaskan dengan kata2.. hahahaha
ternyata orang yang kelihatan aneh, ternyata gak seaneh orang yang keliatan normal.. percaya gak percaya...

well, tapi intinya bukan itu yang mo dibicarakan..

masuk AToMA tuh ternyata ngga semudah yang saya pikirkan sebelumnya. Banyak pengetahuan yang belum saya ketahui. Awalnya saat mengikuti beberapa rapat sampe malem2,, agak 'swt' juga yah,, secara di ocehin gitu sampe malem2.. tapi setelah beberapa waktu diceramahin baru lah otak ini terbuka..
tang tadinya ngga kepikiran jadi kepikiran. Ternyata itu membuat saya lebih mengerti. Dan pengertian dapat menambahkan ide2 cemerlang kita.

Orang-orang di AToMA setelah beberapa waktu bersama,, adalah orang2 yang berdedikasi, walaupun dari luarnya terlihat konyol. - semoga suatu saat saya juga bisa seperti itu.. ^^

Fakta berikutnya....
Ternyata pengorganisasian di AToMA itu, masih lebih bagus dari beberapa UPMM lain..
Gak tau yah kalo atma search. Tapi secara saya juga adalah sekre MNC,-yah, mungkin dapat dimaklumkan kalo MNC itu masih UPMM trial.- saya merasakan sendiri bahwa di AToMA, Advisory Committee dan FOSIL sangat membantu dan membimbing dalam melaksanakan tugas2. Saya belajar bikin proposal dari apprentice AToMA, saya belajar bikin surat senat juga dari AToMA.. Secara di MNC gak diajarin yah, coba kalo sebelumnya saya bukan sekre AToMA, pasti saya akan bingung waktu disuruh bikin ini dan itu di MNC.

Fakta berikutnya...
AToMA bukan cuma ngajarin organisasi, tapi juga moral. Kita diajarin untuk punya tanggung jawab moral.

Walopun saya belom gitu ngerti tentang ilmu management, yakin suatu saat pasti bisa.. Kan ada salahnya belajar, secara itu menambah pengetahuan kita.

Gue bikin blog juga awalnya dari AToMA kan -walopun masih jelek.. Hihihi^^